New Posts


Pengenalan Jaringan
by omicron9194

Thursday, 17 Desember 2009

LAN dapat didefenisikan sebagai hubungan antara 2 atau lebih sistem komputer yang lokasinya terbatas melalui media komunikasi untuk melakukan pertukaran data antara satu komputer ke komputer yang lainnya dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.

Komponen-komponen Dasar LAN
-------------------------------
Beberapa komponen dasar yg membentuk LAN adalah sebagai berikut :

+ Workstation
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe. Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.

+ Server
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus.

+ Media Transmisi
Workstation dan Server tidak akan saling berhubungan tanpa adanya media transmisi yg umumnya berupa kabel.Adapun beberapa contoh media transmisi :

1.Twisted Pair

> Bentuknya mirip dengan kabel telpon biasa
> Jaraknya pendek
> Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair(UTP)
> Didalamnya ada beberapa pasangan kabel yang saling dilintir dengan pasangannnya (sehingga disebut dengan twisteed pair). Maksud pelintiran kabel adalah mengurangi interferensi, noise dan gangguan yang masuk
> Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps > Relatif murah

1.1 Shielded Twisted Pair (STP)
> Memiliki selubung pembungkus
> Lebih mahal
> Lebih tahan terhadap gangguan dari luar
> Penanganannya lebih mudah

1.2 Unshield Twisted Wire Pair (UTP)
> Lebih mudah untuk dipelihara karena kerusakan disatu saluran tidak akan mengganggu kinerja suatu saluran
> Dibutuhkan sebuah HUB untuk membangun sebuah jaringan
> Hanya dapat menangani satu kanal (Base band)


2.Coaxial

> Umumnya digunakan untuk tv
> Jarak yang relatif jauh
> Paling populer digunakan untuk LAN yang sangat kecil, sekitar lima komputer
> Memiliki bandwith yang lebar sehingga digunakan untuk komunikasi Broadband
> Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
> Relatif tidak mahal

3.Fiber Optic
> Bandwith sangat lebar
> Hampir tidak ada resistansi, jadi dapat digunakan untuk komunikasi jarak jauh
> Tidak terlalu berpengaruh oleh gangguan cuaca dan panas
> Inteferensi sangat kecil
> Dapat digunakan untuk kecepatan tinggi 155 Mpbs, 625 Mpbs sampai Gbps
> Harga yg relatif masih mahal

+ Network Interface Card (NIC)
Kartu antar muka jaringan merupakan perangkat penghubung,setiap komputer harus memilikinya.
Untuk menghubungkan jaringan melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan Network Interface Card (NIC).

+ Network Software Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja sebagaimana yang dikehendaki.
Software ini juga yang memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.

Komponen-komponen Pendukung LAN
-----------------------------------
+ Hub
> Hub berfungsi untuk menyatukan kabel?kabel network dari setiap komputer dan perangkat lainnya
> Hub dibagi dua, hub aktif dan pasif (Switch)
> Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
> Hanya memiliki satu buah domain collision
> Bekerja pada lapisan Physical

+ Repeater

> Sebagai penerus dan penguat sinyal > Pada topologi Bintang yang menggunakan Kabel UTP,panjang Kabel lebih dari 100 meter harus menggunakan Repeater
> Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan

+ Bridge
> Untuk memisahkan jaringan yang luas menjadi subjaringan yang kecil
> Sangat selektif dalam melewatkan data untuk dikirimkan antar subjaringan
> Mampu mengkoneksikan network dengan tipe kabel atau topologi yang berbeda

+ Router
> Prinsip kerja hampir sama dengan bridge
> Kemampuannya untuk mencari jalur yang terbaik dalam mentransmisikan pesan dari alamat asal kealamat tujuan
> Kemampuan untuk mengatur data / menarik data dari posisi sibuk ke posisi bersih,
> Dapat mengatur jalur sinyal secara efisien, mengatur antara 2 buah protokol

+ Switch
> Bekerja di lapisan Data Link
> Setiap port di dalam switch memiliki domain collision sendiri-sendiri
> Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port
> Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)