New Posts


Ancaman Pada Jaringan ATM(Asynchronous Transfer Mode)
by omega|staff

Sunday, 6 March 2011

Salah satunya Pencurian virtual channel (VC).Ini terjadi apabila salah satu user pada suatu switching menggunakan satu atau lebih VC untuk mengirimkan sel-sel data ke user lainnya. VC-VC tersebut tersebut sudah tersambung sebelumnya antar switching dimana user-user tersebut berada.

Mekanisme pencurian VC ini dilakukan apabila dua switching pada suatu jaringan ATM sudah saling terhubung dan siap melakukan komunikasi.  Misalkan VC1 dan VC2 adalah dua buah virtual channel yang akan berkomunikasi antara switching A dan switching B. VC1 dimiliki oleh user U1 dan VC2 dimiliki user U2. Pada komunikasi normal, jika A dan B sudah saling terhubung, maka A akan mengirimkan sel-sel kepada B melalui VC1 dan B akan mengirimkan sel-selnya kepada A melalui VC2. Dengan melakukan manipulasi pada header dari sel-sel yang akan dikirimkan, A kemudian dapat mengubah pengiriman sel-sel tersebut menjadi melalui VC2 dan B terpaksa melakukan pengiriman selnya melalui VC1. Hal ini bisa terjadi karena setiap switching akan meneruskan semua sel berdasarkan field VCI (Virtual Channel Identifier) atau VPI (Virtual Path Identifier) yang terdapat pada setiap header sel. Perubahan field-field tersebut bisa dilakukan pada A maupun B. Switching lainnya yang berada di antara A dan B tidak akan mengetahui perubahan ini dan akan memproses sel-sel palsu yang melalui VC2 sebagaiman halnya sel-sel asli.

Pada jaringan packet-switching publik, U1 tidak akan mendapatkan banyak keuntungan dengan manipulasi tersebut karena kualitas setiap VC relatif sama. Tetapi tidak demikian apabila manipulasi tersebut dilakukan pada jaringan ATM yang menyediakan jaminan QoS, U1 akan mendapatkan banyak keuntungan dengan cara mengubah pengiriman sel-selnya melalui virtual channel yang memiliki kualitas tinggi yang seharusnya tidak bisa digunakan U1. U1 bahkan bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan apabila setiap user dikenai biaya komunikasi sesuai dengan kualitas VC yang dimilikinya. Pada kedua kasus tersebut di atas, U2 yang akan mengalami kerugian.

Mekanisme ini relatif sulit terjadi pada jaringan ATM yang dikelola oleh hanya satu institusi atau perusahaan karena kemungkinan terjadinya hubungan antara dua switching relatif kecil. Mekanisme ini akan lebih mudah terjadi pada suatu jaringan ATM yang sudah terhubung dengan berbagai jaringan ATM lainnya (ATM internetworking). Pada ATM internetworking, pengiriman sel-sel akan akan melalui beberapa jaringan ATM, sehingga kemungkinan terjadinya hubungan antar switching relatif lebih besar